You need to enable javaScript to run this app.

KKN-PPL/PKL TERPADU XVI BERAKHIR: Kisah Tantangan dan Apresiasi, dari Kendala Komunikasi hingga Website Inovatif

  • Rabu, 26 November 2025
  • Media Berita
  • 0 komentar

DARSANA TV – Palu, 25 November 2025

Gelaran Kuliah Kerja Nyata, Praktik Pengalaman Lapangan, dan Praktik Kerja Lapangan (KKN-PPL/PKL) Terpadu XVI Tahun 2025 resmi mencapai puncaknya. Program pengabdian yang berlangsung lebih dari dua bulan ini ditutup melalui Seminar Hasil KKN yang digelar pada Selasa, 25 November 2025.
Acara tersebut bukan sekadar forum laporan pertanggungjawaban, melainkan juga ruang refleksi—mengungkapkan kisah suka dan duka, tantangan khas setiap desa, serta pencapaian 100% program kerja dari seluruh posko yang terlibat.

Sambutan dan Apresiasi dari Pimpinan

Seminar dibuka dengan sambutan penuh motivasi dari jajaran pimpinan kampus.

  • I Gede Raka Mudana, S.Pd., M.Ag, Ketua Panitia KKN-PPL/PKL Terpadu XVI, menegaskan bahwa seminar ini merupakan wadah strategis untuk evaluasi dan penyempurnaan program KKN di tahun-tahun mendatang.

  • Ni Wayan Sri Rahayu, S.Ag., S.S., M.Ag, perwakilan UP2M, memberi apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa yang dinilai membawa dampak nyata bagi masyarakat.

  • Dr. I Ketut Suparta, S.T., M.Si, Ketua STAH Dharma Sentana, menyampaikan pujian khusus bagi pelaksanaan KKN XVI yang dinilai sangat berkesan dan menghadirkan banyak program inovatif. Ia berharap program unggulan mahasiswa dapat direkomendasikan kepada pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti.

Tantangan Lapangan yang Berhasil Diatasi

Walaupun laporan akhir menunjukkan keberhasilan program kerja di hampir semua posko (Posko 1 hingga Posko IX), perjalanan di lapangan tidak selalu mulus. Presentasi hasil menjadi momen jujur untuk mengungkap kendala-kendala unik—mulai dari aspek komunikasi, budaya, teknis, hingga infrastruktur.

1. Kendala Komunikasi & Birokrasi

  • Posko I Mekarsari: Program Moderasi Beragama sempat terhambat akibat miskomunikasi dengan pengurus masjid.

  • Posko II Tamadue: Slow respon aparat desa dan prosedur birokrasi yang panjang memperlambat pelaksanaan program.

2. Hambatan Kultural & Teknis

  • Posko III Rodo-Rodo: Ibu-ibu setempat merasa malu tampil dalam pementasan tari, menjadi hambatan kultural yang harus dihadapi.
    Faktor eksternal seperti cuaca buruk, mati lampu, dan rendahnya partisipasi masyarakat turut menjadi tantangan.

3. Infrastruktur & Kondisi Alam

  • Posko IV BEAU: Menghadapi masalah mendasar berupa ketersediaan air bersih, jalan yang sulit diakses, dan pencairan dana tapal batas yang lambat.

  • Posko V Siliwanga dan Posko VI Balinggi Jati: Berhadapan langsung dengan faktor alam. Cuaca buruk menghambat mobilitas di Posko V, sementara tim Posko VI harus menempuh jarak jauh untuk menjalankan program-program tertentu, menguji stamina dan ketahanan fisik anggota posko.

Prestasi Inovatif: Pembuatan Website Kecamatan

Dari berbagai pencapaian, program kerja paling menonjol adalah inisiatif pembuatan website kecamatan, yang digagas oleh lima posko (I–V) di wilayah Napu.
Mahasiswa sukses merancang dan mengembangkan website resmi Kecamatan Lore Timur dan Kecamatan Lore Peore, menjadi langkah awal digitalisasi administrasi dan informasi publik di wilayah tersebut.

Kontribusi Posko Lainnya

Posko VII, VIII, dan IX—yang mencakup Makapa, Lembah Mukti, dan Palu—juga memberikan kontribusi berharga. Selama dua setengah bulan pengabdian, mahasiswa berhasil menjadi laboratorium sosial hidup, menerapkan ilmu yang dipelajari sekaligus membantu masyarakat menggali potensi lokal secara langsung.

Harapan Untuk Tindak Lanjut Pemerintah Daerah

Semua hasil program kerja kini dirangkum menjadi rekomendasi yang diserahkan kepada kampus. Harapan besar diarahkan kepada Pemerintah Daerah agar dapat menindaklanjuti program-program unggulan mahasiswa, terutama yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Gelaran KKN-PPL/PKL Terpadu XVI tidak hanya menandai berakhirnya sebuah program, tetapi juga menegaskan komitmen STAH Dharma Sentana dalam mencetak mahasiswa yang siap mengabdi, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan daerah melalui pendidikan, budaya, dan spiritualitas.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Pimpinan
Dr. Agus Budi Wirawan, S.T., M.Si

- Ketua Perguruan Tinggi -

OM Swastyastu, Selamat datang di official website STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah. STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah sebagai Perguruan...

Berlangganan
Banner
Trending