You need to enable javaScript to run this app.

Transformasi Tata Kelola: STAH Dharma Sentana Gelar Sosialisasi DURK, SBU, dan Penguatan Tupoksi

  • Sabtu, 18 April 2026
  • Media Berita
  • 0 komentar
Transformasi Tata Kelola: STAH Dharma Sentana Gelar Sosialisasi DURK, SBU, dan Penguatan Tupoksi

DARSANA NEWS, Palu- 06 April 2026- Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam melakukan transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan akademik. Pada tanggal 6 April 2026, kampus ini menyelenggarakan agenda krusial bertajuk Sosialisasi Daftar Usulan Rencana Kerja (DURK), Standar Biaya Umum (SBU), serta Penyegaran Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) bagi seluruh pengelola Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik). Kegiatan ini dirancang untuk menciptakan sinkronisasi antara perencanaan anggaran dan implementasi kinerja di lapangan.

Hadir sebagai pemateri utama dalam sesi DURK dan SBU, I Ketut Kertayasa, S.Pd., M.Pd., memberikan paparan komprehensif mengenai urgensi pengelolaan anggaran yang akuntabel dan efisien. Penjelasan beliau menekankan bahwa ketepatan dalam penyusunan anggaran adalah fondasi utama bagi kemajuan institusi. Dalam momen tersebut, beliau didampingi langsung oleh Ketua STAH Dharma Sentana, Dr. Agus Budi Wirawan, ST., M.Si., serta Ketua Yayasan Dharma Kerti Sulawesi Tengah, I Nyoman Kormek, SE., M.M., yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis ini.

Sinergi antara pihak kampus dan yayasan terlihat sangat solid dalam forum tersebut. Dr. Agus Budi Wirawan dalam arahannya menegaskan bahwa pemahaman yang mendalam mengenai SBU akan meminimalisir kendala administratif dan mempercepat akselerasi program kerja kampus. Senada dengan hal itu, I Nyoman Kormek selaku perwakilan yayasan berharap agar tata kelola keuangan yang transparan dapat menjadi daya dorong bagi STAH Dharma Sentana untuk terus berkembang menjadi lembaga pendidikan Hindu yang unggul di Sulawesi Tengah.

Momen penting terjadi ketika hasil sosialisasi dan rencana kerja tersebut dibawa ke hadapan Senat Sekolah Tinggi. Melalui proses diskusi yang konstruktif, Senat secara resmi memberikan persetujuan yang disahkan melalui prosesi penandatanganan berkas. Persetujuan Senat ini menjadi legitimasi kuat bahwa setiap kebijakan yang diambil telah melalui pertimbangan akademik dan manajerial yang matang, demi kepentingan seluruh sivitas akademika.

Memasuki agenda kedua, fokus beralih pada penguatan aspek sumber daya manusia melalui penyegaran Tupoksi. Sesi ini dipandu oleh I Gede Raka Mudana, S.Pd., M.Pd., sebagai pemateri yang mengupas tuntas tanggung jawab serta batasan kerja masing-masing pengelola Dosen dan Tendik. Dengan gaya penyampaian yang dinamis, beliau memotivasi peserta untuk kembali ke jalur profesionalisme dan memastikan tidak ada tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini dipandu secara apik oleh Ni Wayan Putri Selviani, S.Pd., M.M., selaku moderator. Diskusi interaktif yang terbangun memperlihatkan antusiasme para peserta dalam mendalami peran mereka masing-masing. Suasana penuh semangat ini menjadi bukti bahwa para pengelola Dosen dan Tendik memiliki visi yang sama dalam membangun budaya kerja yang lebih disiplin dan berorientasi pada pelayanan prima.

Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian kegiatan, seluruh Dosen pengelola dan Tenaga Kependidikan secara resmi menandatangani Pakta Integritas. Komitmen tertulis ini bukan sekadar formalitas, melainkan janji moral untuk menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, kejujuran, dan tanggung jawab. Melalui langkah nyata ini, STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah siap melangkah lebih pasti menuju tata kelola kampus yang modern, transparan, dan berprestasi.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar