You need to enable javaScript to run this app.

KUNJUNGAN STUDI JURNALISTIK: 21 Mahasiswa STAH Dharma Sentana Gali Rahasia Dapur Redaksi LKBN Antara Biro Sulteng

  • Kamis, 13 November 2025
  • Media Berita
  • 0 komentar

DARSANA TV – Palu, 10 November 2025

Sebanyak 21 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan kunjungan studi (studi visit) ke kantor Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Biro Sulteng, pada Kamis, 6 November 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan tugas mata kuliah Jurnalistik, yang bertujuan memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk memahami proses kerja media profesional dari dekat. Meskipun berlangsung singkat—hanya dari pukul 13.00 hingga 15.00 WITA—antusiasme mahasiswa tampak tinggi. Dalam waktu terbatas itu, mereka berhasil menggali banyak wawasan terkait teknik peliputan, etika jurnalistik, serta proses penyajian berita yang cepat dan akurat. Pemilihan LKBN Antara sebagai lokasi kunjungan bukan tanpa alasan. Sebagai kantor berita resmi milik negara (BUMN), Antara dikenal luas karena reputasinya yang kredibel, netral, dan terpercaya. Mahasiswa STAH Dharma Sentana berharap dapat belajar langsung dari lembaga yang menjadi rujukan banyak media nasional dan daerah, sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas dan keberimbangan dalam praktik jurnalistik.

Rombongan mahasiswa disambut hangat oleh Kepala Biro Antara Sulteng, Andi Lala, bersama beberapa jurnalis senior, termasuk Nur Amalia Amir. Suasana diskusi berlangsung akrab dan produktif. Dalam pemaparannya, Andi Lala membuka “dapur redaksi” Antara, menjelaskan secara rinci tahapan kerja redaksi mulai dari peliputan di lapangan, verifikasi data, penulisan, penyuntingan, hingga publikasi berita.

“Antara selalu menjunjung tinggi prinsip Peliputan Berimbang dan Berorientasi Solusi. Kami tidak hanya menyoroti sisi positif atau negatif dari suatu peristiwa, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi di baliknya,” jelas Andi Lala.

Prinsip tersebut menjadi filosofi kerja utama di Antara. Pendekatan dua sisi — positif dan negatif — memastikan pemberitaan yang objektif, sementara orientasi pada solusi menjadikan Antara bukan sekadar penyampai kritik, tetapi juga agen perubahan yang konstruktif. Sementara itu, jurnalis senior Nur Amalia Amir menambahkan pemaparan mengenai perjalanan panjang LKBN Antara sejak didirikan hingga menjadi kantor berita resmi negara yang tetap konsisten menjaga profesionalisme dan etika pers di era digital. Ia juga menekankan pentingnya verifikasi berlapis sebelum berita dipublikasikan kepada publik. Dari diskusi ini, para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai tantangan kecepatan informasi di era digital, di mana jurnalis dituntut tetap menjaga akurasi, etika, dan tanggung jawab moral di balik setiap berita yang diterbitkan.

Secara keseluruhan, kunjungan studi ini menjadi pengalaman berharga dan inspiratif bagi mahasiswa STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah. Mereka tak hanya belajar mengenai proses teknis jurnalistik, tetapi juga memahami fondasi moral dan profesionalisme yang menjadi roh dari dunia pers nasional. Dengan bekal pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai jurnalisme berimbang, akurat, dan berorientasi solusi dalam karya-karya mereka ke depan — menjadikan jurnalisme bukan sekadar media informasi, tetapi sarana edukasi dan pembangunan moral masyarakat.

Reporter Darsana TV (KT & GEP)

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Pimpinan
Dr. Agus Budi Wirawan, S.T., M.Si

- Ketua Perguruan Tinggi -

OM Swastyastu, Selamat datang di official website STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah. STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah sebagai Perguruan...

Berlangganan
Banner
Trending