You need to enable javaScript to run this app.

Asesmen Lapangan Program Studi Ekonomi Hindu STAH Dharma Sentana: Membangun Mutu dan Keberlanjutan

  • Rabu, 28 Mei 2025
  • Media Berita
  • 0 komentar
Asesmen Lapangan Program Studi Ekonomi Hindu STAH Dharma Sentana: Membangun Mutu dan Keberlanjutan

DARSANA TV, Palu, 15 Agustus 2025 – Program Studi Ekonomi Hindu di Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah menjalani asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan ini dipimpin oleh dua asesor, yakni Prof. Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H., seorang praktisi ekonomi sekaligus peneliti, serta Dr. Ni Putu Listiawati, S.E., Ak., M.M., seorang akademisi berpengalaman. Asesmen ini bertujuan menilai kelayakan dan kesiapan prodi dalam menghadapi proses akreditasi.

Mewakili Direktur Pendidikan Hindu, Dr. Trimo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian dari penugasan Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu. Tujuannya untuk memastikan STAH Dharma Sentana memenuhi standar akreditasi yang dapat diterima masyarakat. Tim asesor menggali data kualitatif dan kuantitatif dari pimpinan, program studi, hingga unit penjaminan mutu. Penilaian meliputi kurikulum, sarana prasarana, serta mutu pendidikan secara keseluruhan.

Salah satu poin penting yang mendapat perhatian adalah inovasi tugas akhir mahasiswa. Berbeda dari skripsi konvensional, Prodi Ekonomi Hindu menawarkan pilihan berupa penulisan artikel jurnal terakreditasi SINTA 2 atau proyek kewirausahaan. Dr. Ni Putu Listiawati menilai langkah ini sangat strategis. Ia mencontohkan praktik serupa di UPI, di mana mahasiswa dilatih menghasilkan omzet bisnis setiap bulan. Ia mendorong mahasiswa Ekonomi Hindu untuk mengembangkan proyek, seperti usaha madu kelompok, yang melatih mereka dalam perencanaan, implementasi, dan pengelolaan keuangan.

Sementara itu, Prof. Dr. I Ketut Sudarsana menekankan pentingnya hubungan timbal balik (simbiosis mutualisme) antara prodi, mahasiswa, dan masyarakat. Menurutnya, promosi terbaik berasal dari mahasiswa yang mampu menunjukkan kualitasnya. Ia mendorong prodi untuk terus meninjau kurikulum dan membandingkannya dengan prodi sejenis di universitas lain seperti UIN dan Unnes. Keunikan Ekonomi Hindu sebagai identitas kampus juga harus diperkuat.

Untuk meningkatkan kualitas lulusan, Prof. Sudarsana juga mendorong mahasiswa agar aktif menulis artikel di jurnal SINTA 3. Hal ini akan membantu proses kelulusan sekaligus memperkuat luaran akademik prodi. Dengan begitu, lulusan dapat memiliki profil sebagai peneliti, praktisi ekonomi, maupun wirausaha.

Dalam pemaparannya, Dr. Listiawati mengingatkan bahwa landasan filosofis Ekonomi Hindu adalah Tri Hita Karana dan Catur Purusa Artha (dharma, artha, kama, moksha). Konsep ini mengajarkan keseimbangan antara keuntungan ekonomi dengan nilai spiritual dan sosial. Ia juga mengaitkan prinsip tersebut dengan perkembangan modern, termasuk Bitcoin, yang menurutnya bisa dimaknai sebagai “Bhakti-Hindu”, yakni penerapan ajaran Hindu dalam konteks kekinian.

Selain memberikan apresiasi, tim asesor juga menyampaikan sejumlah catatan penting. Mereka menekankan perlunya rapat tinjauan manajemen secara berkala, peningkatan fasilitas, serta pembentukan inkubasi bisnis atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk mendukung jiwa kewirausahaan. Prof. Sudarsana juga menyoroti kebersihan kampus yang masih perlu ditingkatkan. Ia menyarankan adanya tenaga kebersihan khusus, atau melibatkan dosen dan mahasiswa untuk menjaga lingkungan tetap kondusif.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa transmigran asal Bali di Sulawesi Tengah menjadi peluang besar bagi pengembangan Prodi Ekonomi Hindu. Dengan dukungan kurikulum yang relevan, fasilitas memadai, dan strategi pengembangan yang tepat, prodi ini berpotensi menjadi magnet bagi calon mahasiswa dan bahkan berkembang menjadi program studi di perguruan tinggi negeri di masa depan.

Kunjungan tim asesor BAN-PT ini menegaskan komitmen STAH Dharma Sentana untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Saran dan masukan yang diberikan akan menjadi acuan penting dalam pengembangan Prodi Ekonomi Hindu menuju akreditasi yang lebih baik. Dengan sinergi antara dosen, mahasiswa, dan manajemen, diharapkan prodi ini mampu melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

BEKERJA_BERSATU_JAYABERSAMA

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar